Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu stroke iskemik maupun stroke hemorragik. Sebuah prognosis hasil sebuah penelitian di Korea menyatakan bahwa,[2] 75,2% stroke iskemik diderita oleh kaum pria dengan prevalensi berupa hipertensi, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Berdasarkan sistem TOAST, komposisi terbagi menjadi 20,8% LAAS, 17,4% LAC, 18,1% CEI, 16,8% UDE dan 26,8% ODE.

Posted on

GambarDaftar isi

1 Klasifikasi
1.1 Stroke hemorragik
1.2 Stroke iskemik
1.2.1 Sistem klasifikasi etiologis
1.2.1.1 Sistem TOAST
1.2.1.2 Sistem CCS
1.2.1.3 Sistem ASCO
1.2.1.4 Sistem UCSD Stroke DataBank
1.2.1.5 Sistem HCSR
1.2.1.6 Sistem NINCDS Stroke Data Bank
1.2.2 Sistem lain
2 Patofisiologi
2.1 Eksitotoksisitas asam glutamat
2.2 Stres oksidatif
2.3 Peroksidasi lipid
2.4 Disfungsi sawar darah otak
2.5 Infiltrasi leukosit
2.6 Pendarahan
3 Faktor risiko
3.1 Hipertensi
3.2 Fibrilasi atrial
3.3 Aterosklerosis
3.4 Diabetes mellitus
3.5 Transient Ischemic Attack (TIA)
3.6 Cardiac papillary fibroelastoma (CPF)
3.7 Cryptogenic cerebral infarction (CCI)
3.8 Patent foramen ovale (PFO)
4 Diagnosis
4.1 Simtoma klinis
4.2 Simtoma paraklinis
4.2.1 S100-β
4.2.2 Glial fibrillary-associated protein (GFAP)
4.2.3 Myelin basic protein (MBP)
4.2.4 Fatty acid-binding proteins (FABPs)
4.2.5 Neuron-specific enolase (NSE)
4.2.6 Protein tau (TP)
5 Penanganan
5.1 Pemulihan
6 Pencegahan
7 Catatan kaki
8 Referensi
9 Pranala luar

Iklan

Tanya Jawab Solusi Keuangan Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s